Posts tagged ‘cium’

“MAAFKANLAH IBUMU, ANAKKU”

“MAAFKANLAH IBUMU, ANAKKU”

Saat pulas tidurmu dia cium lembut pipi mungilmu dan dia usap rambutmu
sungguh anakku, ibumu mencintaimu

Maafkan ibumu, anakku ketika tadi siang
engkau dibentak karena adik baru tidur dalam pelukannya
sedangkan badan ibumu penat bukan main lantas engkau menjauh
sambil tetap memandang ibumu

Maafkan ibu, anakku ketika jari ibumu
meninggalkan bekas merah di pahamu
hanya karena engkau makan sembari bermain-main
lalu nasimu tumpah ke lantai tapi engkau tak menangis,
hanya mata beningmu menatap dengan rasa takut

Maafkan ibu, anakku yang menolak bercerita saat engkau ingin mendengar kisah
yang bisa membuatmu tertawa gembira atau menitikkan air mata,
hanya karena ibumu sedang lelah….
atau ibumu sedang sibuk dengan pekerjaan lainnya

Maafkan ibumu, anakku yang tidak lebih awal menjumpaimu untuk sekedar
duduk dan bermain bersama hanya karena ibumu ingin
melakukan sesuatu untuk diri ibu…
anakku,
betapa ibumu merasa bersalah
begitu ibumu tahu engkau sangat dan sangat rindu duduk dipangkuannya

Maafkan ibumu, anakku yang marah kepadamu
hanya karena kesalahan yang sebenarnya bukan kesalahanmu…
ibumu marah hanya karena ibumu letih mengerjakan pekerjaan seorang ibu

Maafkan ibumu, anakku
terkadang ibumu ingin bisa membagi tubuhnya agar segala keinginanmu terpenuhi…
sedang sebagian tubuhnya yang lain mengerjakan tugas dan pekerjaan yang lain lagi..

Maafkan ibumu, anak anakku
yang tidak mampu memberikan seluruh waktunnya untukmu…

andai engkau tahu sayangnya…
betapa ibumu sangat mencintaimu,
betapa ibumu terkadang bisa begitu ketakutan akan kehilanganmu,
betapa ibumu bisa tertawa hanya karena tingkahmu,
betapa ibumu bisa menangis tatkala melihatmu kecewa,
betapa ibumu khawatir ketika engkau sakit..

Anakku,
sungguh ibumu tak mengharap apa-apa
tatkala ibumu berjuang menghadirkanmu ke dunia,
melihat engkau sehat… itu saja telah mampu
menghilangkan seluruh deritanya

Sering ibumu bertanya,
marahkah engkau pada ibu yang telah
marah kepadamu..
gelengan kepalamu membuat ibu lega,
walau tetap tak akan mampu menghapus rasa sesal dihatinya

Sungguh anakku,
cinta ibumu padamu hanya Tuhan yang tahu…
tak pernah seseorang bisa mengukur dalamnya
cinta seorang ibu pada anaknya,
sampai engkau kelak menjadi seorang ibu ataupun ayah.

Maafkan ibumu, anakku…
yang tak mampu menjadi ibu sebagaimana
seharusnya seorang ibu yang sempurna

Anakku…
ridha ibumu adalah milikmu
agar kelak engkau mudah memasuki surga-Nya
(hanya itu mungkin, yang mampu ibumu berikan untukmu, duhai permata hatiku……)

Iklan