Archive for the ‘Do'a Harian’ Category

DZIKIR HARIAN

DZIKIR HARIAN

1. ASTAGHFIRULLAH

Mari kita berhitung sejenak, dalam hidup yang sudah kita jalani berapa banyak dosa yang telah kita perbuat Baik sengaja maupun tidak sengaja yang pasti semua itu dicatat oleh malaikat Atit ( yang bertugas mencatat dosa manusia ).

Coba kita visualisasikan, seandainya 1 hari kita melakukan dosa 10x maka 20 Th = 3600 x 20 = 72000 Dosa.

Saya yakin bahwa masing-masing dari kita melakukan dosa lebih dari 1x setiap hari, tentu anda pernah mengalami kejadian dibawah ini :
1. Memandang wanita/pria yang kedua kalinya ( bukan pandangan pertama ) yang bukan muhrimnya.
2. Merasa lebih dengan merendahkan orang lain ( Sombong )
3. Menggunakan fasilitas/barang milik orang lain tanpa kerelaan pemiliknya ( Ghosab )
Contoh : – Menggunakan pulpen teman yang tergeletak dimeja tanpa sepengetahuan pemiliknya.
- Memakai sandal teman tanpa izin pemiliknya Ghosab hukumnya haram yaitu dianggap Mencuri kategori kecil.

Pernahkah kita sengaja untuk tidak melakukan dosa 1x pun dalam sehari dalam seumur hidup kita ?,
Pernahkah kita habiskan 1 hari dalam umur kita khusus untuk minta ampun kepada Allah atas dosa kita ?.
Yang sering kita lakukan justru merencanakan rekreasi menjelang hari libur yang akan kita lalui.

Allah suka pada orang miskin yang taat beribadah namun Allah lebih suka pada orang kaya yang taat beribadah, Allah suka pada orang tua yang taat beribadah namun Allah lebih suka pada orang muda yang taat beribadah.

Rosulullah S.A.W yang dijamin masuk Surga oleh Allah, diampuni dosa yang sebelum dan sesudahnya BerIstighfar ( Mohon Ampun ) dengan mengucap ASTAGHFIRULLAH HAL ADHIM 70x sehari.
Bagaimana dengan kita yang tiada jaminan dari Allah untuk masuk surga tapi yang pasti ada jaminam MATI
Setiap saat masih menunda pengucapan istighfar kita, malah supaya lebih keren lebih suka berkata ASTAGA
Dari pada Astagfirullah. ( Astaga bukanlah istighfar )
Harap saudaraku yang muslim tidak mengucapkan lagi ASTAGA melainkan Astaghfirullah.

Wahai yang menulis dan yang membaca !
Tidak pantaskah kalian mengucap Istighfar lebih dari yang dibaca Junjunganmu Muhammad S.A.W dalam sehari ? Apakah tidak terdetak dihati kita untuk memulai membaca Istighfar dalam Dzikir harian kita ? Ya Allah Robbul Izzati bukakanlah hati kami.

2. LAAILAHA ILLALLAH

Dalam sebuah hadits disebutkan : MANGKANA AKHIRUU KALAMIHI LAAILAHA ILLALLAH DAKHOLAL JANNAH Barangsiapa yang diakhir hidupnya mengucap Laailaha Illallah maka akan dimasukkan syurga.

Sungguh besar makna ucapan tersebut sehingga bisa dibuat jaminan masuk Syurga. Namun jangan menganggap Ringan untuk bisa mengucapkan kata itu diakhir hidup kita karena disaat sakaratul maut kita akan merasakan rasa Sakit yang luar biasa kecuali bagi orang yang mendapat rahmat dari Allah ( Baca artikel Bila Ajal Mulai Mendekat ).
Untuk itu sering kita jumpai bila ada orang yang akan meninggal keluarganya akan menuntun ucapan kalimah Laailaha Illallah, Bahkan karena kekhawatiran bagi yang akan meninggal tidak bisa membaca sepanjang kalimah tersebut Maka hanya dituntun untuk mengucap Allah.

Kekhawatiran tersebut beralasan bila si Fulan ketika mengucapakan Laaila ( tidak sempat meneruskan ha Illallah )
Kemudian meninggal, maka Insya Allah si Fulan termasuk orang yang murtad karena Laaila artinya tidak ada tuhan.
Ya Allah matikanlah Kami dalam keadaan Khusnul Khotimah ( akhir hayat yang baik ).

Sementara Trend kita sering kali kita mengatakan Duilah ! , sampai ada yang mengucap Laaila ( karena Duilah terdengar Laaila ) Padahal bila lafadz Laaila diucapkan dengan sengaja maka yang mengucapkan insya Allah Murtad ( keluar dari Agama islam ) Naudzubillah.

Ada lagi yang lebih suka menyebut nama ALLAH dengan menyebut Tuhan ( padahal Tuhan itu banyak ) atau Dengan menyebut nama ” yang diatas ” padahal bila ditanya apa yang diatas jawabnya awan, mega, bintang .
Astaghfirullah, tidakkah kita lebih bangga mengucapkan Allah, Al Kholig, Arrohman, dari pada sebutan diatas ?
Ya Allah berilah kami kekuatan untuk mampu menunjukkan keislaman kami.

Dalam hadits yang lain disebutkan : AFDLOLUDDZIKRI LAAILAHA ILLALLAH Dzikir yang utama adalah mengucap Laailaha Illallah.

3. ALKHAMDULILLAH

Tidak satupun manusia di dunia ini yang bisa menghitung nikmat yang diberikan oleh Allah kepada hambaNya Meskipun seorang maha guru dari negara yang paling maju sekalipun.
Pernahkah kita memikirkan bahwa rasa Kantuk ( mengantuk ) itu adalah nikmat dari Allah, coba seandainya Bila manusia tidak mempunyai rasa mengantuk sebelum tidur mungkin dunia ini tak seindah yang kita rasakan Saat ini, bayangkan seandainya kita lagi mengendarai Mobil, menaiki anak tangga, menyeberang jalan dls tiba-tiba kita tertidur.

Bahkan ( maaf ) Kentut sekalipun adalah nikmat meski orang lain yang berada didekatnya terkena imbas bau yang Tidak sedap. terbiasakah kita mengucap Alkhamdulillah ketika orang lain mendapat nikmat ?, bagaimana bila teman Didekat kita mendapat nikmat berupa kentut ?.

Allah berfirman : FAIN TA’UDDU NIKMATALLAHI LA TUKHSUUHA Apabila kamu menghitung nikmat Allah maka tidak akan mampu bagimu.

Sebagai manusia yang berbudi tentu kita akan mengucapkan terima kasih bila seseorang telah memberi kita sesuatu Baik berupa barang maupun jasa terlebih pemberian itu tidak mengharap balasan dari kita lebih Afdhol lagi pemberian itu Dilakukan secara terus menerus tanpa perlu kita meminta atau mengingatkan lagi.
Demikianlah nikmat yang diberikan Allah kepada hambaNya, sekarang marilah kita bertanya pada diri sendiri apakah Kita termasuk manusia berbudi luhur.
Yang jelas Allah telah mengingatkan kita dengan Firmannya : LAINSYAKARTUM LA AZIIDAN NAKUM WALAINKAFARTUM INNA ‘ADAABI LASYADID Apabila kamu bersyukur atas nikmatKU maka akan kutambah nikmat itu padamu namun apabila kamu Ingkar terhadap nikmatKU sesungguhnya siksaKU amatlah pedih.

Banyak dari kita yang rela mengeluarkan uang untuk berlangganan koran, majalah sebagai bahan bacaan harian, Yang demikian itu tidaklah salah namun akan lebih baik bila kita punya bacaan harian yang berorientasi ke Akhirat Yaitu dengan membaca kalimah Toyyiba ( perkataan yang baik ) seperti Astaghfirullah, Laa ilaha Ilallah, Alkhamdulillah Dan bacaan lain yang anda sukai dengan jumlah tertentu dan dilakukan secara istiqomah (berkesinambungan).
Kita tidak bisa membaca koran sambil nonton TV, kita tak bisa menyapu lantai sambil membaca majalah namun Kita bisa membaca kalimat Toyyibah sambil mengerjakan sesuatu.

ZIKIR HARIAN ANJURAN IMAN AL GHAZALI

Jumaat – Ya Allah
Sabtu – Laa ila ha il lallah (Tiada Tuhan melainkan Allah)
Ahad – Yaa Hayyu Yaa Qayyum (Ya Allah yang maha hidup lagi berdiri dengan sendirinya)
Isnin – La hawla wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim (Tidak ada upaya dan kekuatan melainkan dengan kuasa Allah yang maha tinggi dan maha besar)
Selasa – Allahumma shalli ‘ala saiyidina Muhammad (Ya Allah rahmatilah ke atas Nabi Muhammad s.a.w)
Rabu – Astaghfirullahal-’azhim (Aku mohon ampun kepada Allah yang maha besar)
Khamis – Subhanallahil-’azhimi wa bihamdih (Maha suci Allah yang maha besar dan pujian kepadaNya)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.